
ft.unugiri.ac.id – Jajaran struktural Fakultas Tarbiyah Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro menggelar rapat koordinasi persiapan Tarbiyah Conference (Tarbicon) 2026 pada Senin (27/07/2026) bersama Direktorat Kelembagaan, Riset, dan Teknologi (KRI). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan konferensi akademik yang menjadi wadah publikasi dan diseminasi hasil penelitian di bidang pendidikan, keislaman, teknologi, dan pembangunan berkelanjutan.
Rapat yang berlangsung di lingkungan kampus UNUGIRI tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Wakil Dekan, para Ketua Program Studi, unsur Direktorat Kelembagaan, Riset, dan Teknologi, serta Kepala Bidang Kerja Sama. Pertemuan ini membahas berbagai aspek teknis dan substantif pelaksanaan Tarbicon, mulai dari tema konferensi, mekanisme publikasi artikel, kepesertaan, narasumber, hingga strategi penguatan jejaring kerja sama akademik.
Pada kesempatan tersebut, panitia juga menetapkan tema utama Tarbicon 2026, yaitu:
“Transforming Islamic Education through Innovation, Technology, and Sustainable Development”
Tema ini mengangkat pentingnya transformasi pendidikan Islam yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, inovasi pembelajaran, serta berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Melalui tema tersebut, Tarbicon diharapkan menjadi forum ilmiah yang mampu menghadirkan berbagai gagasan, hasil riset, dan praktik terbaik dalam pengembangan pendidikan Islam di era digital.
Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. Hj. Ulfa, M.Pd.I, menyampaikan bahwa Tarbicon merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam memperkuat budaya akademik, riset, dan publikasi ilmiah yang berdampak bagi masyarakat.
“Melalui Tarbicon, kami ingin menghadirkan forum akademik yang tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah berkualitas, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi pendidikan Islam yang relevan dengan perkembangan teknologi dan tantangan global,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Direktorat Kelembagaan, Riset, dan Teknologi menegaskan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan Tarbicon agar berjalan sesuai standar konferensi ilmiah yang profesional dan bereputasi. Dukungan tersebut mencakup penguatan kualitas artikel, pengelolaan prosiding, serta pengembangan jejaring penelitian dan publikasi.
Kehadiran Kepala Bidang Kerja Sama dalam rapat tersebut turut memperkuat pembahasan mengenai peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi, lembaga penelitian, organisasi profesi, dan mitra internasional guna meningkatkan partisipasi peserta serta memperluas dampak akademik konferensi.
Melalui rapat koordinasi ini, Fakultas Tarbiyah dan Direktorat Kelembagaan, Riset, dan Teknologi berkomitmen menyukseskan Tarbicon 2026 sebagai konferensi ilmiah yang menjadi ruang kolaborasi akademik, pertukaran gagasan, dan penguatan inovasi pendidikan Islam menuju masa depan yang berkelanjutan.
Penulis & Editor : Vivin Eka Ni’maturrohmah [Tarbiyah Creative Media]

